For Indonesian review you can scroll down.
English is not my first language so I apologize in advance for my bad english.
It feels like finishing a warm cup of coffee during cold weather
There is a need to make a good review for a great underrated anime like this. Because this is the first slice of life anime that I felt attached to, so it is a shame that the anime only consist of 12 episode. So, after I binged all the episodes, I binged the manga as well. I can say that both manga and anime are great, but I was amazed by how the stories
...
in the anime are ‘rearranged’ from the manga while not hurting the main strories. Also, the addition of trivial things apart from the manga makes the anime version livelier and the characters more connected to each other. In this case J.C Staff has done a great job of adapting the manga.
I’ve watched another great slice of life anime such as K-ON!, Usagi Drop, Demi-Chan Wa Kataritai (Interview with the monster girls), and Sora no Wo To (Sound of The Sky). What makes Flying Witch really stand out from the others is the fact that this anime has succesfully build the calm, warm, and peaceful feeling after watching each episode. It may be a little exaggerating, but I would say that this is the holy grail of slice of life anime. Everything done in the right way in the right dose. The animation is not as great as other anime in the same season, but it fits the atmosphere of the anime. The background art takes you deep to the beauty of Hirosaki region in Aomori. The characters really support how the stories goes and felt like a real person, not self-inserted characters, not artificially made characters, not a moe blob, not overly cute, not someone who is stubbornly determined to achieve something in his/her life, overly funny, or -deres type characters. The story is the one which held strongest point in this anime, despite the lack of main plot, every episode have certain connection of cause and effect to other episodes. What I really like is how the anime/manga makes the magic somehow believable. There are no flashy magic, the magic here is done like chemistry or making herbs that has to be done in the right amount or else the result won’t come as expected. The soundtrack of this anime besides the opening, is not really memorable but it is not bad either. The opening itself is good enough so I decided to download it to my phone.
Overall, I highly recommend this anime for all anime audience, young or old, newcomers or veterans.
INDONESIAN REVIEW.
Saya harus menulis sebuah review yang baik mengenai anime ini, agar dunia tahu bahwa anime ini terlalu bagus untuk dilewatkan. Inilah pertama kalinya saya merasakan keterikatan terhadap sebuah anime slice of life. Sayangnya, hanya terdapat 12 episode. Jadi, setelah saya habiskan ke-dua belas episodenya, saya langsung habiskan manganya juga. Bisa saya katakan bahwa keduanya bagus. Hanya saja saya merasa kagum dengan versi anime-nya. Sebab, cerita yang disajikan di anime ini diubah urutannya agar terasa lebih pas, tanpa merusak pesan utama yang ingin disampaikan. Selain itu penambahan beberapa hal kecil yang tidak diceritakan dalam versi manga-nya membuat keseluruhan anime ini terasa lebih utuh dan koheren. Dalam hal ini studio J.C Staff berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
Sebelumnya saya juga sudah menonton anime slice of life yang menurut saya bagus, seperti K-On!, Usagi Drop, Demi-chan wa kataritai, dan Sora no Wo To. Namun, yang membuat Flying Witch menonjol adalah kenyataan bahwa anime ini berhasil membuat penonton merasa tenang dan damai setelah menonton tiap episode-nya. Meski agak berlebihan saya berani mengatakan bahwa anime ini adalah anime slice of life pamungkas. Semuanya dilakukan dan diselesaikan dengan cara yang tepat dan jumlah yang tepat. Animasinya tidak sehalus anime-anime lain di musim yang sama, tapi kualitas animasinya pas untuk anime ini. Selain itu background art-nya dilakukan dengan baik sehingga seakan-akan membawa penonton ke Hirosaki, Aomori, daerah yang menjadi latar anime ini. Tokoh-tokohnya terasa seperti orang asli, bukan tipe-tipe karakter moe, -dere, atau jenis-jenis karakter streotipikal anime yang laku dipasaran. Jika anda mengerti maksud saya. Dari segi cerita, anime ini memegang kekuatan utama. Satu hal yang paling saya suka dari anime ini adalah bagaimana sihir yang dilakukan terkesan nyata, tidak bombastis seperti Harry Potter atau anime-anime sihir yang lain. Disini, sihir dilakukan seperti percobaan reaksi kimia atau membuat jamu, semua harus dilakukan dengan takaran yang pas, jika tidak hasil tidak akan seperti yang diharapkan. Untuk musik latar sendiri tidak ada yang istimewa, namun untuk musik pembukanya menurut saya cukup bagus untuk saya cari dan saya unduh di HP saya.
Secara keseluruhan, saya sangat menyarankan para penikmat anime dari segala usia untuk menyaksikan anime yang satu ini. Akan sangat disayangkan apabila anda melewatkan anime yang satu ini.
May 28, 2017
Flying Witch
(Anime)
add
For Indonesian review you can scroll down.
English is not my first language so I apologize in advance for my bad english. It feels like finishing a warm cup of coffee during cold weather There is a need to make a good review for a great underrated anime like this. Because this is the first slice of life anime that I felt attached to, so it is a shame that the anime only consist of 12 episode. So, after I binged all the episodes, I binged the manga as well. I can say that both manga and anime are great, but I was amazed by how the stories ... |